Wisuda Tahfidz Angkatan III SDIT Ar Risalah, Surakarta

img-20170424-wa0019
SDIT Ar Risalah, Surakarta mengadakan Wisuda Tahfidz Angkatan III pada hari Senin, 24 April 2017 di Ballroom Hotel Multazam, Pabelan, Kartasura. Wisuda ini merupakan kegiatan tahunan sekolah yang diselenggarakan sebagai puncak ujian tahfidz selama tiga tahap. Adapun peserta wisuda tahun ini adalah 131 murid dari 415 yang mengikuti seleksi. Peserta tersebut merupakan murid yang sudah mendapat materi tahfidz Juz 30, 29, dan 28 serta mampu menjaganya dengan baik.

Kegiatan ini dibuka dengan Qur’an Surah Al A’laa yang dilantunkan oleh Ishaq Husaini, murid kelas V Putra. Selanjutnya, rangkaian sambutan dari ketua panitia, perwakilan wali murid, kepala sekolah, dan ketua yayasan. “Ada hal istimewa pada wisuda tahun ini. Adna Usisa, murid kelas VI Putra, berhasil lulus ujian tahfidz 5 juz, yaitu juz 1, 2, 28, 29, dan 30. Hal itu karena Ananda mampu dan bersedia mengikuti percepatan materi tahfidz di sekolah,” ujar Ustadz Ahmad Yasir Al Amin, S.Pd.I. dalam sambutannya selaku ketua panitia.

“Kalian adalah anak-anak yang hebat!” demikian pujian Bapak Syamsuddin selaku perwakilan wali murid. “Alhamdulillaah, kegiatan ini senantiasa mendapat sambutan yang hangat dari wali murid. Kami akan terus berupaya memperbaiki metode pembelajaran tahfidz sehingga peserta wisuda dapat meningkat setiap tahunnya,” jelas Ustadz Saefudin Kamal, S.Si. selaku Kepala SDIT Ar Risalah, Surakarta. Lebih lanjut, beliau mengemukakan agar anak-anak tidak lupa bersyukur karena telah dimudahkan Allaah Subahaanahu wa Ta’aalaa. Beliau berharap anak-anak selalu bersemangat dalam menjaga dan menambah hafalan Al Qur’an.

Ustadz Arif Rifa’i, S.Si. dalam sambutannya mengemukakan, “Saat ini banyak lembaga pendidikan berlomba-lomba mencetak penghafal Al Qur’an. Kegiatan ini salah satunya merupakan pembuktian kualitas peserta didik SDIT Ar Risalah, Surakarta dalam bidang itu.”

Acara yang cukup menegangkan adalah ujian terbuka bagi peserta wisuda yang disaksikan guru, wali murid, dan tamu undangan. Tentu itu untuk menunjukkan bahwa peserta wisuda benar-benar murid terpilih yang mampu menjaga hafalannya. Selanjutnya, penyerahan penghargaan berupa medali dan sertifikat dari ketua panitia kepada peserta.

Wisuda tahun ini semakin berkesan dengan tausiyah bertema “Hidup Mulia di Bawah Naungan Al Qur’an”. Tausiyah tersebut disampaikan selama 45 menit secara mantap dan komunikatif oleh Ustadz Hanifullah Syukri, dosen FIB UNS yang turut mewarnai dunia dakwah di Indonesia. “Semoga acara ini dinilai ibadah oleh Allaah Subahaanahu wa Ta’aalaa dan anak-anak penghafal Qur’an senantiasa dimuliakan dan dirahmati Allaah,” doanya pada awal tausiyah. Pada akhir tausiyah, beliau memotivasi anak-anak agar dapat menghafal 30 Juz Al Qur’an. (Dhaniar)